Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gaduh Pagar Laut, PSN Tropical Costland dan PIK 2 Disebut Proyek Berbeda

Sucipto , Jurnalis-Minggu, 02 Februari 2025 |16:47 WIB
Gaduh Pagar Laut, PSN Tropical Costland dan PIK 2 Disebut Proyek Berbeda
Pagar Laut di Tangerang, Banten (Foto: Hasnugara/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Proyek Strategis Nasional (PSN) Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2) menuai sorotan setelah mencuatnya pagar laut di pesisir Tangerang. Ditambah adanya Sertifikat Hak Milik (SHM) dan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) di atas perairan tersebut. 

Di sisi lain, banyak pihak yang berharap kegaduhan tersebut tak berarti membatalkan PSN PIK 2. Proyek tersebut sebaiknya tetap dilanjutkan karena dapat mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan meningkatkan daya saing investasi di Indonesia.

“PIK 2 bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi merupakan katalis bagi pertumbuhan ekonomi nasional," ujar Direktur PoliEco Digital Insights Institute Anthony Leong, Minggu (2/2/2025).

Dengan investasi yang besar dan pengembangan yang terintegrasi, proyek ini mampu menciptakan lapangan kerja, mendorong sektor pariwisata, serta meningkatkan daya tarik Indonesia sebagai tujuan investasi global. PIK 2, menurut Anthony, memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem ekonomi baru, khususnya di sektor properti, pariwisata, serta industri kreatif. 

"Adanya pengembangan infrastruktur yang terencana, proyek ini diyakini membawa dampak positif bagi berbagai sektor industri dan masyarakat sekitar," katanya.

Kawasan ini juga menjadi magnet bagi investor baik dalam maupun luar negeri. Dengan konsep pengembangan yang modern dan terintegrasi, PIK 2 diyakini meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global. 

"Kehadiran berbagai fasilitas bertaraf internasional di kawasan ini menjadikannya pusat ekonomi baru yang dapat mendorong pertumbuhan sektor properti dan bisnis di sekitarnya," ujarnya.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement