Kombes Dwi juga menyebut di tempat karaoke itu diduga digunakan sebagai praktik prostitusi. Pihaknya saat ini masih melakukan serangkaian pemeriksaan lanjutan.
“Belum penetapan tersangka (malam ini), nanti kita lihat hasil pemeriksaan,” sambungnya.
Sementara itu, lokasi Mansion Executive Karaoke itu langsung dipasang garis polisi oleh petugas. Belasan orang di sana diangkut petugas, dengan pendampingan polwan, dibawa ke Markas Polda Jateng yang jaraknya hanya terpaut sekira 1km.
Kombes Dwi menambahkan kegiatan ini juga menjadi bagian dari operasi penyakit masyarakat (pekat) yang digelar dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.