Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ketika Raja Muda Pimpin Majapahit Bikin Konflik Internal hingga Istana Berantakan

Avirista Midaada , Jurnalis-Jum'at, 30 Mei 2025 |13:30 WIB
Ketika Raja Muda Pimpin Majapahit Bikin Konflik Internal hingga Istana Berantakan
Illustrasi Kerajaan Majapahit (foto: dok wikipedia)
A
A
A

Memang tidak bisa menilai dengan detail suasana pertentangan politik, yang terjadi antara Wangsa Rajasa yang ingin memunculkan keturunan Gayatri yang merupakan putri keempat Sri Kertanegara, dengan dukungan Maha Patih Nambi berhadapan dengan Sri Jayanagara yang didukung oleh Wangsa Sinelir dan ibunya Parameswari, maupun kenapa putri kedua dan ketiga Sri Kertanegara tidak memperoleh dukungan dari Wangsa Rajasa. 

Tokoh baru bernama Mahapati, memang tidak mengenal nama tokoh Mahapati, yang pada waktu awal konon perjuangan dan pendirian Majapahit, namun tokoh ini tiba-tiba muncul pada saat Mpu Sora sedang terbelit kasus pembunuhan Kebo Anabrang. 

Akan tetapi, dari perilaku politik, tokoh Mahapati ini selalu bertentangan dan menjatuhkan tokoh-tokoh yang setia dengan Wangsa Rajasa. Oleh karena itu, karena latar belakang ibunda Jayanagara yang dekat dengan Wangsa Sinelir, kita bisa menilai bahwa tokoh Mahapati adalah penasihat utama wangsa ini. 

Demikian juga penggunaan nama Mahapati yang begitu mirip dengan jabatan pelaksana pemerintahan yang dipegang Mpu Nambi, maka paling tidak Raja Jayanagara mulai mempercayakan pelaksanaan pemerintahan secara informal pada tokoh ini, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan terhadap Mpu Nambi sebagai seorang yang resmi menyandangnya.

(Awaludin)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement