Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Topan Kajiki Tewaskan 3 Orang di Vietnam, Jalanan Ibu Kota Hanoi Tergenang Banjir

Rahman Asmardika , Jurnalis-Selasa, 26 Agustus 2025 |15:11 WIB
Topan Kajiki Tewaskan 3 Orang di Vietnam, Jalanan Ibu Kota Hanoi Tergenang Banjir
Mobil yang terendam banjir akibat Topan Kajiki di Hanoi, Vietnam. (Foto; X)
A
A
A

HANOI - Topan Kajiki menewaskan setidaknya tiga orang dan melukai 10 lainnya di Vietnam, kata pihak berwenang pada Selasa, (26/8/2025) seraya memperingatkan bahwa hujan lebat dapat menyebabkan banjir dan tanah longsor.

Badai tersebut merusak hampir 7.000 rumah, menggenangi 28.800 hektar lahan padi, dan menumbangkan 18.000 pohon, kata pemerintah dalam sebuah pernyataan yang dilansir Reuters. Topan tersebut juga merobohkan 331 tiang listrik, menyebabkan pemadaman listrik yang meluas di provinsi Thanh Hoa, Nghe An, Ha Tinh, Thai Nguyen, dan Phu Tho.

Jalan-jalan di ibu kota Hanoi terendam banjir parah akibat hujan deras yang turun pada Selasa pagi, melumpuhkan lalu lintas. Mobil-mobil terlihat terendam air hingga atapnya.

Banjir juga mengepung permukiman di kota tersebut, yang sedang bersiap menyelenggarakan parade Hari Nasional terbesar di negara itu dalam beberapa dekade minggu depan, bertepatan dengan peringatan 80 tahun berdirinya kota tersebut.

Klip video di media pemerintah menunjukkan bahwa air di Danau Barat, danau terbesar di Hanoi, telah meluap, sementara hujan terus turun.

Beberapa desa di Provinsi Bac Ninh juga terisolasi akibat banjir, menurut laporan media pemerintah.

 

Setelah mendarat di pantai utara-tengah Vietnam pada Senin sore, Kajiki telah melemah menjadi depresi tropis saat bergerak menuju Laos pada Selasa pagi, kata badan cuaca nasional.

Badan tersebut memperingatkan bahwa hujan akan terus berlanjut di beberapa bagian Vietnam utara, dengan beberapa daerah kemungkinan akan mencapai 150 milimeter (6 inci) dalam enam jam, yang berpotensi menyebabkan banjir bandang dan tanah longsor.

Sebelum mendarat di Vietnam, Kajiki melewati pantai selatan Pulau Hainan, China, pada Minggu, (23/8/2025) yang memaksa Kota Sanya di pulau itu untuk menutup bisnis dan transportasi umum.

(Rahman Asmardika)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement