Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Diduga Lecehkan Siswi SMPN 13 Bekasi, Guru Olahraga Ditangkap

Danandaya Arya putra , Jurnalis-Rabu, 27 Agustus 2025 |06:13 WIB
 Diduga Lecehkan Siswi SMPN 13 Bekasi, Guru Olahraga Ditangkap
Guru Olahraga SMPN 13 Bekasi saat Ditangkap Polisi (foto: dok ist)
A
A
A

JAKARTA – Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi menjemput seorang oknum guru olahraga SMP Negeri 13 Kota Bekasi, berinisial J untuk dibawa ke Polres Metro Bekasi Kota. Guru tersebut diduga melakukan pelecehan terhadap siswinya.

Saat tiba di Polres pada Selasa 26 Agustus 2025, J tampak mengenakan kaos putih, topi, dan masker untuk menutupi wajahnya.

“Hari ini kita melakukan pendampingan berdasarkan laporan polisi (LP) yang sudah dibuat, dan akhirnya kita melakukan penjemputan bersama pihak Polres Kota Bekasi,” kata Ketua KPAD Kota Bekasi, Novrian, di Polres Metro Bekasi Kota.

Novrian menjelaskan, bahwa korban yang masih duduk di bangku kelas IX SMPN 13 juga telah resmi membuat laporan ke polisi. Selain itu, pihaknya menerima informasi adanya dugaan korban lain dari kalangan alumni.

“(Korban) masih sekolah. Kita juga mendengar kabar ada beberapa alumni. Kami mengimbau jika memang ada korban lain, silakan segera melapor, bisa langsung ke Polres, ke KPAD, atau ke Dinas DP3A,” tambahnya.

 

Kasus ini sebelumnya memicu kemarahan para alumni SMPN 13 Kota Bekasi. Mereka menggelar aksi demonstrasi di sekolah pada Senin (25/8/2025), setelah kasus dugaan pelecehan yang dialami siswi kelas IX itu viral di media sosial.

Kepala Sekolah SMPN 13, Tetik, membenarkan bahwa korban diduga dilecehkan oleh oknum guru tersebut sebanyak dua kali, setelah Idulfitri dan menjelang peringatan HUT RI ke-80.

“Anaknya cerita. Sudah kita cegah dan kita panggil gurunya. Tapi kejadian terulang lagi menjelang Agustusan. Saya panggil anaknya dan saya beri punishment gurunya,” ungkap Tetik.

Lebih lanjut, Tetik menyebut oknum guru berinisial J telah mengakui perbuatannya, meski beralasan tidak bermaksud melakukan pelecehan.

“Sebatas pengakuan beliau, memang merangkul, iya. Pegang paha, iya. Tapi dia bilang tidak bermaksud melecehkan,” ujar Tetik.

(Awaludin)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement