“Itu karena Pak Mardiono memimpin dengan bijak dan mampu berkoordinasi dengan baik. Karena itu, kami ingin memberi kesempatan kepada beliau untuk memimpin secara penuh,” katanya.
Sedangkan menurut Sekretaris DPC PPP Bangkalan, Nurhasan, tidak adil jika menilai Mardiono hanya dari hasil Pemilu 2024. Sebab, Mardiono memimpin di tengah periode, dan waktu yang dimiliki sempit.
“Jadi, tidak maksimal kalau hanya disalahkan soal tidak lolos ke Senayan. Justru kami melihat beliau pemimpin yang tepat untuk membawa PPP bangkit kembali,” katanya.
Mardiono adalah kader tulen partai berlambang kakbah yang berangkat dari bawah. Lagipula belum ada sosok lain yang memiliki pengalaman dan kemampuan sekelas Mardiono untuk menghadapi Pemilu 2029.
“Kami yakin dengan pengalaman dan komitmennya, Pak Mardiono akan bekerja lebih keras jika diberi kesempatan kedua. Insya Allah beliau akan mempertaruhkan segalanya untuk membawa PPP kembali ke Senayan,” ujarnya.