Dia juga mengingatkan pentingnya bijak bermedia sosial. Media sosial, menurutnya, ibarat mata uang yang bisa membawa dampak positif maupun negatif.
Arsad mencontohkan kasus di Spanyol tahun 1998 yang melahirkan konsep right to be forgotten atau hak untuk dilupakan, sebagai bukti bahwa informasi digital harus diatur dengan rambu-rambu.
“Kalau yang kita sampaikan benar, selamat. Tapi kalau bohong, justru bisa menimbulkan mudarat,”pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.