Kemenag juga membuka ruang partisipasi publik bagi penulis dan akademisi yang ingin berkontribusi melalui program hibah atau wakaf karya ilmiah.
“Kami memberi kesempatan bagi siapa pun yang ingin agar ilmunya bermanfaat bagi masyarakat luas. Prosesnya gratis, hanya perlu mengikuti prosedur telaah kami,” jelasnya.
“Kemenag juga menyediakan layanan bantuan perpustakaan masjid. Layanan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat budaya literasi keagamaan di tingkat komunitas, menjadikan masjid sebagai pusat pengetahuan umat,”pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )