Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sambangi Ponpes Cipasung, Wakil Kepala BGN: Santri Harus Mampu Produksi Kebutuhan Masyarakat

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Sabtu, 29 November 2025 |17:28 WIB
Sambangi Ponpes Cipasung, Wakil Kepala BGN: Santri Harus Mampu Produksi Kebutuhan Masyarakat
Sambangi Ponpes Cipasung, Wakil Kepala BGN: Santri Harus Mampu Produksi Kebutuhan Masyarakat
A
A
A

JAKARTA  – Ribuan santri dan sejumlah tokoh memadati Pondok Pesantren Cipasung di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Mereka menghadiri peluncuran "Kampung Pangan dan Santripreneur" yang menjadi momentum transformasi Ponpes Cipasung jelang usia yang ke-100 tahun.

Tokoh yang hadir diantaranya Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Sony Sonjaya, Pimpinan dan Pengasuh Pengasuh Ponpes Cipasung KH Ubaidillah dan lain sebagainya.

Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya menegaskan, bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan hanya menghadirkan makanan sehat, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Sejak dilaunching 6 Januari 2025, program MBG kini memiliki 16.000 dapur SPPG di seluruh Indonesia, melayani 40 juta penerima manfaat dan menyerap lebih dari 700.000 tenaga kerja,” ujar Sony dikutip, Sabtu (29/11/2025).

Sony menjelaskan,  bahwa kebutuhan bahan pangan untuk program MBG ini terus meningkat. Harga sayuran seperti wortel, buncis, dan kacang panjang bahkan melonjak karena tingginya permintaan. Karena itu, ia mendorong Ponpes Cipasung untuk membangun kemandirian pangan.

“Jangan biarkan lahan kosong. Tanami. Bangun hidroponik. Siapkan produksi sendiri agar dapur-dapur tidak sepenuhnya bergantung pada pasar,” katanya.

Dia  menyarankan agar pengembangan pangan di pesantren dipadukan dengan program santripreneur.

‘’Agar santri tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga mampu memproduksi kebutuhan masyarakat,’’pungkasnya.

Sementara itu, Khodimul Majelis Zikir dan Sholawat Cipasung KH Deni Sagara, menambahkan, inisiatif ketahanan pangan ini mendapat respons cepat dari masyarakat sekitar.

Saat ini, rumah-rumah warga mulai menyiapkan kandang ayam petelur, memanfaatkan lahan kosong, hingga membangun kebun sayur hidroponik.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement