Prabowo juga mengingatkan para pemimpin di semua level agar siap menghadapi kritik, termasuk hujatan dan fitnah, tanpa kehilangan semangat untuk bekerja.
“Jadi saya sampaikan ke saudara-saudara para pimpinan para menteri pada Kepala Badan Gubernur semua, salah satu kewajiban seorang pemimpin adalah siap untuk dihujat, siap untuk difitnah, tapi tidak boleh kita apa, tidak boleh kita terpengaruh dan tidak boleh kita patah semangat,”bebernya.
Menurut Prabowo, kritik tetap dapat dijadikan bahan evaluasi, selama tidak mengalihkan fokus dari tujuan utama membantu masyarakat.
“Semua itu kita terima sebagai ya sebagai koreksi juga, enggak apa-apa, walaupun itu fitnah, itu kalau kita tahu di hati kita bahwa itu tidak benar tapi itu jadi waspada bagi kita ya,”terangnya.