Penutupan jalan dilakukan di kedua arah, baik dari Pekanbaru menuju Jambi maupun sebaliknya, guna mencegah risiko lanjutan akibat potensi semburan gas susulan.
"Kapolsek beserta anggota sudah berada di tempat kejadian perkara. Arus lalu lintas dari dua arah ditutup sementara sampai kondisi benar-benar aman," tegasnya.
Selain menutup akses jalan, petugas juga memasang garis polisi dan mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi kebakaran. Langkah tersebut dilakukan untuk menghindari bahaya dari tekanan gas yang masih aktif.
Polda Riau memastikan hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan permukiman warga akibat insiden tersebut. Jarak pipa gas dengan permukiman terdekat sekitar 500 meter.
“Saat ini situasi secara umum masih aman dan terkendali, meskipun api masih menyala di tengah hujan,” tambah Anom.
Pihak kepolisian terus berkoordinasi dengan teknisi PT Trans Gas Indonesia untuk melakukan pemutusan aliran gas agar api dapat segera dipadamkan. Pembukaan kembali Jalan Lintas Timur akan dilakukan setelah kondisi dinyatakan aman oleh otoritas terkait.
(Awaludin)