Lebih lanjut, Mayndra mengemukakan Densus 88 menggagalkan rencana aksi kekerasan serupa di Singkawang, Kalimantan Barat, pada 8 Desember 2025. Sama dengan temuan di Pati, anak ini pula terpapar muatan konten kekerasan dari TCC.
Kepolisian juga menggagalkan rencana aksi kekerasan dari paham yang sama di Jawa Timur pada 17 Desember 2025. "Ditemukan benda-benda yang identik dengan kekerasan. Dan di sini kita bisa menyimpulkan bahwa walaupun tidak bertemu antarmuka, anak-anak ini memiliki kemiripan dalam berperilaku," ujar dia.
Perlu diketahui, grup TCC di media sosial dibentuk dan diorganisasi secara sporadis atau tanpa komando pihak tertentu. Densus 88 Polri mengidentifikasi grup yang berbasis di media sosial ini ditujukan untuk kalangan remaja dan mulai eksis sejak 2025.
Muatan propaganda kekerasan dikemas dalam video pendek, animasi, meme, hingga musik yang membangkitkan semangat untuk menjadikan ideologi atau paham ekstremisme sebagai inspirasi.
(Arief Setyadi )