Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Era Digital, Wakapolri Tekankan Pentingnya Antisipasi Bersama Berantas Perdagangan Orang 

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Rabu, 21 Januari 2026 |20:51 WIB
Era Digital, Wakapolri Tekankan Pentingnya Antisipasi Bersama Berantas Perdagangan Orang 
Era Digital, Wakapolri Tekankan Pentingnya Antisipasi Bersama Berantas Perdagangan Orang  (Ist)
A
A
A

JAKARTA - Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo memaparkan strategi Polri untuk memberantas kejahatan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) hingga perlindungan perempuan dan anak di era digital. 

1. Berantas Perdagangan Orang

Strategi itu dituangkan Dedi dalam sebuah buku dengan mengutip teori crime is a shadow of society. Dedi menegaskan pentingnya kebersamaan dalam mencegah kejahatan pada perempuan, anak, dan perdagangan orang.

"Kejahatan itu merupakan bayang-bayang dari masyarakat," kata Dedi dalam peluncuran bukunya di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (21/1/2026).

Ia menyampaikan di era digital, saat masyarakat mengalami tsunami informasi dan tak semua menyadari bahayanya, Polri dan stakeholders harus bersinergi melakukan pencegahan kejahatan yang memanfaatkan dunia digital. Dedi menuturkan, jika pihak berwenang telat mengantisipasi maka penanganan atas kejahatan tersebut akan terlambat.

"Di era digital ini kalau kita terlambat mengantisipasi dan memitigasi kejahatan TPPO, kejahatan terhadap perempuan dan anak, maka kita akan terlambat terus penanganannya," ujarnya.

Dedi mengatakan pihak berwenang harus cepat beradaptasi dengan berbagai modus-modus kejahatan perempuan-anak serta perdagangan orang dengan di ruang digital. 

"Kita harus betul-betul cepat beradaptasi terhadap modus-modus kejahatan TPPO, kejahatan terhadap perempuan anak di era digital ini," tuturnya.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement