Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Potret Desa-desa Terpencil di Aceh yang Kembali Dibangun Usai Banjir Bandang

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Sabtu, 24 Januari 2026 |22:08 WIB
Potret Desa-desa Terpencil di Aceh yang Kembali Dibangun Usai Banjir Bandang
Potret Desa-desa Terpencil di Aceh yang Kembali Dibangun Usai Banjir Bandang
A
A
A

Sementara itu, di Kecamatan Bandar, jalur penghubung antardesa juga dibangun di Desa Bahgie Bertona menuju Desa Pondok Baru.

Sedangkan di Aceh Tamiang, pembangunan akses turut menyasar desa-desa yang selama ini menjadi jalur penghubung antarkampung dan menuju jalan nasional. Di Desa Terban, Kecamatan Karang Baru, jalur penghubung dibangun untuk menghubungkan Desa Tupah dengan Desa Terban menuju jalan raya Medan–Banda Aceh. Di Desa Suka Mulia, Kecamatan Rantau, akses antardusun di Dusun Mawar kini diperkuat agar warga lebih mudah menjangkau pusat aktivitas.

Pembangunan juga dilakukan di Desa Blangkandis, Kecamatan Bandar Pusaka, yang menghubungkan Dusun Bukit Karim, Desa Blangkandis, dengan Dusun Sepakat (Jurung), Desa Batang Ara. Jalur ini menjadi salah satu akses vital bagi warga yang selama ini bergantung pada jalan pedalaman.

Sejumlah titik lain di Aceh Timur juga menjadi bagian dari upaya pemulihan konektivitas. Di antaranya Desa Blang Gleum, Kecamatan Julok, yang menghubungkan Desa Blang Gleum dengan Desa Proyek Sosial. Kemudian Desa Buket Makmur, Kecamatan Julok, yang terhubung dengan Desa Paya Pas. Selain itu, jalur penghubung juga dibangun antara Desa Lhok Seuntang dan Desa Kampung Baru di Kecamatan Julok.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement