Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Indeks Persepsi Korupsi Anjlok, KPK: Panggilan Intropeksi Bersama!

Nur Khabibi , Jurnalis-Kamis, 12 Februari 2026 |01:00 WIB
Indeks Persepsi Korupsi Anjlok, KPK: Panggilan Intropeksi Bersama!
Indeks Persepsi Korupsi Anjlok, KPK: Panggilan Intropeksi Bersama!
A
A
A

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut, skor indeks persepsi korupsi atau corruption perceptions index (CPI) yang berada di angka 34 merupakan panggilan untuk intropeksi dan akselerasi bersama.

"CPI bukan sekadar angka, namun harus dipandang sebagai panggilan kuat untuk introspeksi dan akselerasi pemberantasan korupsi ke depan secara kolektif," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Rabu (11/2/2026).

"Karena CPI adalah cerminan kepercayaan publik terhadap komitmen nasional dalam memerangi praktik korupsi dan peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan," lanjutnya.

Dalam konteks pemberantasan korupsi, KPK juga masuk untuk mendukung perwujudan ekosistem demokrasi dan politik yang berintegritas, baik melalui pendekatan upaya pendidikan, pencegahan, maupun penindakan.

Komisi Antirasuah juga membuka ruang lebar kepada publik untuk berperan serta secara aktif dalam upaya pemberantasan korupsi. Termasuk penerapan prinsip-prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan tugas KPK.

"Oleh karena itu, untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap upaya pemberantasan korupsi, kami berharap setiap progresifitas penegakan hukum oleh KPK, ditindaklanjuti dengan komitmen dan langkah nyata seluruh pemangku kepentingan, untuk memastikan persoalan korupsi tidak kembali terjadi," ujarnya.

Budi mengungkapkan, dalam penindakan yang dilakukan KPK masih banyak tindak pidana korupsi yang terjadi secara berulang.

‘’Hal tersebut dinilai sebagai tanda komitmen perbaikan pada ranah pencegahan masih harus ditingkatkan,’’pungkasnya.

 

Sebelumnya, Transparency International Indonesia (TII) telah merilis indek persepsi korupsi (IPK) atau Corruption Perseption Index (CPI) tahun 2025. Hasilnya, skor CPI Indonesia turun tiga poin dari tahun sebelumnya.

Selain skor, penurunan juga terjadi pada peringkat Indonesia. Dari 180 negara, Indonesia berada di peringkat 109.

Skor yang didapat Indonesia ini sama dengan beberapa negara, yaitu Aljazair, Malawi, Laos, Nepal, Sierra Lione, dan Bosnia & Herzegovina.  Sedangkan untuk tingkat global skor CPI berada di angka 42.

Sementara itu untuk 10 negara tertinggi yaitu Denmark 89, Finland 88, Singapore 84, New Zealand 81, Norway 81, Sweden 80, Switzerland 80, Luxembourg 78, Netherlands 78, dan Germany 77.

Untuk negara ASEAN, Indonesia berada di urutan kelima. Indonesia kalah dari Singapura 84, Malaysia 52, Timor Leste 44, dan Vietnam 42.

(Fahmi Firdaus )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement