PAPUA – Polisi selesai melakukan olah TKP penyerangan dan penembakan pesawat Smart Air di Lapangan Terbang Karowai dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Pesawat dipiloti oleh Kapten Egon Erawan dan Kopilot Kapten Baskoro.
Akibat penyerangan tersebut, pilot dan kopilot meninggal dunia, sementara 13 penumpang berhasil selamat.
Kaops Satgas Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal Rahmadani mengatakan, KKB saat itu dilaporkan keluar dari penginapan yang ada di pinggir lapangan terbang dengan menembaki pesawat hingga menyebabkan penumpang dan kru pesawat lari keluar pesawat.
"Penembakan ke pesawat Smart Air dengan nomor penerbangan PK-SNR itu terjadi saat pesawat hendak melanjutkan penerbangan ke Dekai, Kabupaten Yahukimo," kata Kaops Satgas Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal, Sabtu (14/2/2026).
Faizal menlanjutkan, pelaku penyerangan adalah kelompok KKB Kanibal dan Semut Merah pimpinan Elkius Kobak dari Yahukimo.
Dalam olah TKP juga terungkap di badan pesawat terdapat 13 titik tembakan dan tim juga mencatat ada 23 penomoran.
Saksi juga mengungkapkan penembakan berawal saat pesawat Smart Air yang mendarat sekitar Rabu (11/2) pukul 10.30 WIT di Lapangan Terbang Koroway Batu hendak melanjutkan penerbangan ke Dekai.
"KKB tiba-tiba muncul dan menembaki saat pilot pesawat Smart Air sedang menghidupkan mesin sehingga penumpang dan kru turun dari pesawat untuk menyelamatkan diri," kata Faizal.
Menurut dia, KKB kemudian mengejar dan menembaki kedua kru pesawat hingga tewas dan jenazahnya saat ini sudah dimakamkan di kota masing-masing.
Sementara para saksi di lokasi mengaku tidak mengenal pelaku dan diduga bukan penduduk asli Korowai.
"Satgas Damai Cartenz saat ini melakukan penegakan hukum terhadap para pelaku," tegas Faizal Rahmadani.
(Fahmi Firdaus )