JAKARTA - Tiga Kepala Staf TNI bertemu keluarga ahli waris dari prajurit Marinir AL yang menjadi korban longsor Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat. Dalam pertemuan itu, ahli waris mendapatkan bantuan dari kepala staf.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, serta Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M Tonny Harjono bertemu 23 ahli waris. Pertemuan itu berlangsung di Gedung Graha Mako Kormar, Kesatrian Marinir Jenderal KKO Ali Sadikin, Jalan Prajurit KKO Usman dan Harun No. 40, Kwitang, Jakarta Pusat, Rabu (18/2/2026).
Dalam akun Instagram @marinir_tni_al, disebutkan tatap muka ini merupakan wujud nyata solidaritas dan sinergitas antarmatra TNI dalam memberikan penghormatan serta perhatian kepada keluarga prajurit yang gugur dalam tugas.
"Kehadiran pimpinan dari tiga matra TNI di tengah keluarga besar Korps Marinir menjadi simbol kebersamaan, empati, dan tanggung jawab moral atas duka yang dirasakan bersama," demikian keterangan postingan tersebut, Kamis (19/2/2026).
Pada kesempatan tersebut, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyerahkan bantuan berupa 12 unit rumah kepada ahli waris prajurit yang telah berkeluarga serta memberikan tali asih kepada 11 ahli waris prajurit yang belum berkeluarga.
Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan jaminan tempat tinggal yang layak sekaligus meringankan beban keluarga yang ditinggalkan, sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian dan pengorbanan para prajurit kepada bangsa dan negara.
Sementara itu, KSAU Marsekal TNI M Tonny Harjono turut menyerahkan tali asih kepada 23 ahli waris prajurit yang gugur.
Pemberian santunan ini merupakan wujud kepedulian dan penghormatan TNI Angkatan Udara terhadap jasa para prajurit Korps Marinir, sekaligus mempererat soliditas dan kebersamaan antar matra dalam bingkai TNI yang profesional dan humanis.
Sebelumnya, KSAL menyampaikan, dirinya memberikan kesempatan kepada keluarga korban untuk bergabung di jajaran TNI Angkatan Laut.
Diketahui, dalam bencana longsor tersebut, 23 prajurit TNI AL gugur. Di sisi lain, dari 22 hari pencarian para korban, total tim SAR gabungan menemukan 101 kantong jenazah.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.