Ia menegaskan segala bentuk gangguan terhadap objek vital nasional, termasuk bandara dan fasilitas layanan publik, merupakan ancaman terhadap keselamatan rakyat dan tidak akan ditoleransi.
"Aparat keamanan akan bertindak tegas terhadap setiap pelaku sesuai hukum yang berlaku. Pemerintah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan, tidak mudah terprovokasi informasi menyesatkan, serta bersama-sama memperkuat stabilitas keamanan dan ketertiban," ujarnya.
Dalam kegiatan itu, dihasilkan keputusan untuk membuka kembali Bandara Koroway Batu, Bandara Beoga, dan Bandara Iwur secara bertahap setelah pengamanan dinyatakan memadai. "Langkah ini merupakan komitmen pemerintah untuk memastikan konektivitas tetap terjaga, distribusi logistik berjalan lancar, dan pelayanan publik kepada masyarakat Papua tidak terputus," ucapnya.
Pesawat Smart Air ditembaki dari hutan di samping Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan, sesaat setelah mendarat, Rabu, 11 Februari 2026. Pesawat tersebut berangkat dari Bandara Tanah Merah pukul 10.35 WIT. Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) melakukan penembakan dari arah hutan di samping area bandara.
Penembakan itu diduga didalangi oleh KKB Batalyon Kanibal dan Semut Merah pimpinan Elkius Kobak. Pesawat itu membawa 13 orang penumpang. Pesawat dipiloti oleh Kapten Egon Erawan dan Kopilot Kapten Baskoro. Akibat penyerangan itu, pilot dan kopilot meninggal dunia. Sementara seluruh penumpang, termasuk balita, dinyatakan selamat.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.