Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hujan Ekstrem Picu Banjir di Sejumlah Daerah, BNPB Catat Ratusan Rumah Rusak

Danandaya Arya putra , Jurnalis-Senin, 23 Februari 2026 |01:03 WIB
Hujan Ekstrem Picu Banjir di Sejumlah Daerah, BNPB Catat Ratusan Rumah Rusak
Illustrasi Banjir (foto: BNPB)
A
A
A

Selain banjir, Kabupaten Probolinggo juga dilanda angin kencang yang mengakibatkan beberapa rumah warga rusak pada bagian atap. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Jumat (20/2).

“Lima kecamatan terdampak angin kencang, yaitu Kecamatan Gading, Sumberasih, Tiris, Krucil, dan Besuk. Sebanyak 18 KK terdampak. Tim kaji cepat BPBD Kabupaten Probolinggo mendata sembilan unit rumah terdampak, terdiri atas empat unit rumah rusak ringan dan lima unit rumah rusak sedang,” jelasnya.

Sementara itu, berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi iklim di wilayah Nusa Tenggara Barat pada dasarian ketiga Februari 2026 berpotensi mengalami curah hujan menengah hingga tinggi.

Wilayah yang diprakirakan mengalami hujan kategori tinggi antara lain Kabupaten Majalengka dan Kuningan (Jawa Barat); Kabupaten/Kota Tegal, Pekalongan, dan Batang (Jawa Tengah); Kabupaten/Kota Kupang (Nusa Tenggara Timur); Kabupaten Takalar, Makassar, Gowa, Pangkajene dan Kepulauan, Maros, Jeneponto, dan Barru (Sulawesi Selatan); serta Kabupaten Puncak (Papua Tengah).

BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem selama musim hujan, seperti angin kencang, hujan ekstrem, puting beliung, banjir, dan gelombang tinggi, serta potensi bencana geologi seperti gempa bumi yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement