JAKARTA – Polisi menangkap sejumlah pemotor yang diduga melakukan perusakan fasilitas umum berupa portal di Jalan Layang Non-Tol (JLNT) Casablanca, Jakarta Selatan.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, menjelaskan setidaknya ada 11 sepeda motor yang telah diamankan dari aksi tersebut.
“Sebanyak 11 motor dari puluhan motor yang ada dalam video sudah berhasil kita amankan,” kata Ojo kepada wartawan, Senin (23/2/2026).
Menurut Ojo, para pengendara yang diamankan saat ini masih menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.
“Malam ini sedang dalam pemeriksaan,” ujarnya.
Aksi perusakan portal itu sebelumnya viral di media sosial. Dalam video yang beredar, terlihat sekelompok pemotor berhenti di depan portal pembatas jalan. Salah satu orang dari kelompok tersebut turun dari motor dan membuka paksa portal agar rombongan bisa melintas.
“Waktunya orang senang tampil,” demikian narasi yang tertulis dalam video tersebut.
Setelah berhasil menjebol pembatas, kelompok pemotor itu diduga sengaja masuk ke JLNT Casablanca untuk membuat konten video di atas jalur tersebut.
Sebagai informasi, JLNT Casablanca memang ditutup secara rutin pada malam hari sejak Maret 2024. Kebijakan tersebut diambil oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama kepolisian karena maraknya aksi balap liar pada dini hari.
Selain itu, tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan roda dua juga menjadi pertimbangan. Faktor embusan angin kencang (crosswind) di ketinggian JLNT dinilai berbahaya bagi pengendara sepeda motor.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.