Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto, mengatakan motif penikaman masih didalami, namun dugaan awal mengarah pada rasa sakit hati.
“Motif penikaman diduga kuat dipicu rasa sakit hati, karena pelaku mengaku sering menjadi korban bullying,” ujarnya.
Menurutnya, perundungan yang dialami pelaku disebut terjadi dalam kurun waktu yang tidak singkat hingga menimbulkan tekanan emosional.
Petugas dari Polsek Loa Kulu telah mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa tiga bilah pisau dapur dan satu unit telepon genggam. Polisi juga melakukan pemeriksaan awal guna kepentingan penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut.
Pihak kepolisian menyatakan masih melakukan pendalaman terhadap latar belakang peristiwa, termasuk menelusuri dugaan praktik bullying di lingkungan sekolah, untuk mengungkap secara menyeluruh kronologi serta faktor yang melatarbelakangi kejadian tersebut.
Kasus ini kembali menyoroti persoalan perundungan di lingkungan pendidikan. Praktik bullying yang tidak tertangani secara tepat dinilai dapat menimbulkan dampak psikologis serius dan berujung pada tindakan kekerasan, yang merugikan baik korban maupun pelaku.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.