Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Legislator DPR Ini Soroti Jejak Kolonial dalam Demokrasi Indonesia

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Jum'at, 27 Februari 2026 |22:24 WIB
Legislator DPR Ini Soroti Jejak Kolonial dalam Demokrasi Indonesia
Anggota Komisi X DPR RI, Bonnie Triyana (foto: Okezone)
A
A
A

Namun, ia mengingatkan bahwa meski kolonialisme telah berakhir secara administratif dan fisik, struktur sosial yang dibangun pada masa itu belum sepenuhnya hilang.

Bonnie menyoroti bahwa rasialisme dan segregasi merupakan fondasi penting dalam sistem kolonial.

“Rasialisme adalah temuan penting dalam kolonialisme. Itu yang menopang struktur kolonialisme, bahkan imperialisme itu sendiri,” tegasnya.

Ia menilai pola-pola diskriminatif tersebut masih bisa ditemukan dalam berbagai bentuk ketimpangan sosial di Indonesia saat ini.

Mantan kurator Rijksmuseum di Amsterdam itu juga menyinggung praktik demokrasi yang masih diwarnai relasi patron-klien, mirip dengan struktur feodal masa lalu. Ia mencontohkan bagaimana kepala desa kerap menjadi pusat konsolidasi politik karena pengaruhnya terhadap massa.

“Kita sering membahas sistem noken di Papua. Tapi sejauh-jauh itu, di dapil saya di Banten, esensinya juga serupa. Pola hubungan elit dan massa masih mencerminkan pola lama,” ujarnya.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement