Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sirene Berbunyi di Seluruh Israel Pasca Serangan ke Iran

Rahman Asmardika , Jurnalis-Sabtu, 28 Februari 2026 |14:36 WIB
Sirene Berbunyi di Seluruh Israel Pasca Serangan ke Iran
Ilustrasi.
A
A
A

JAKARTA — Sirene berbunyi di seluruh Israel pada Sabtu (28/2/2026) pagi, memperingatkan warga tentang ancaman kemungkinan serangan rudal Iran. Sirene dibunyikan untuk mengantisipasi pembalasan Iran setelah serangan Israel ke ibu kota Teheran beberapa jam sebelumnya.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengatakan bahwa "serangan pendahuluan" itu bertujuan untuk "menghilangkan ancaman terhadap Negara Israel." Pada Juni lalu, Israel melancarkan serangan terhadap Iran yang menyebabkan Perang 12 Hari, sebelum Amerika Serikat (AS) akhirnya bergabung dengan Israel dalam konflik tersebut, menargetkan fasilitas nuklir Iran.

Tiga ledakan terdengar di Teheran pada Sabtu pagi, menurut laporan media Iran, dengan serangan pertama terlihat di dekat kantor Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Belum diketahui apakah Ayatollah Khamenei berada di lokasi pada saat serangan.

Serangan Israel terjadi di tengah upaya diplomatik antara pejabat AS dan Iran untuk mencapai kesepakatan guna mengekang program nuklir Iran dan mencegah perang. Negosiasi diperkirakan akan berlanjut minggu depan. Diwartakan Reuters, seorang pejabat Israel mengatakan bahwa serangan itu telah direncanakan selama beberapa minggu dan waktunya telah ditetapkan.

 

Sejauh ini belum diketahui apakah Iran akan melakukan pembalasan, tetapi mereka telah memperingatkan bahwa personel dan pangkalan militer Amerika yang tersebar di seluruh wilayah akan menjadi target pembalasan apa pun.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement