Ragil menegaskan pihak SPBU telah mengambil langkah penanganan dan bertanggung jawab atas dampak yang dialami konsumen. Tangki BBM langsung dikuras untuk memastikan tidak ada lagi kandungan air.
“Tindakan pertama kita kuras. Setelah sudah tidak ada air, kita isi Pertamax full. Kalau misalkan ada kendala yang motornya tidak bisa, ternyata sudah dikuras tetap tidak bisa, kita larikan ke bengkel depan,” jelasnya.
Pihak pengelola juga tengah melakukan investigasi untuk mengetahui kronologi serta penyebab pasti tercampurnya air dalam tangki penyimpanan BBM.
Insiden ini menjadi perhatian masyarakat, terutama para pengguna kendaraan bermotor di wilayah Bekasi, yang berharap kejadian serupa tidak kembali terulang.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.