Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Serangan Rudal Iran Tembus Iron Dome, Tewaskan Setidaknya 12 Orang di Israel

Rahman Asmardika , Jurnalis-Senin, 02 Maret 2026 |15:02 WIB
Serangan Rudal Iran Tembus Iron Dome, Tewaskan Setidaknya 12 Orang di Israel
Lingkungan di Beit Shemes, barat Yerusalem, hancur dihantam rudal balistik Iran. (Foto: Reuters)
A
A
A

JAKARTA – Serangan rudal balistik Iran terus-menerus menghantam Israel menyusul tewasnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Rudal-rudal Iran dilaporkan telah menembus sistem pertahanan udara Israel dan menyebabkan kerusakan parah serta korban jiwa di berbagai lokasi.

Korban jiwa di Israel akibat serangan rudal Iran telah mencapai setidaknya 12 orang tewas dan lebih dari 150 orang terluka, menurut laporan dari sumber-sumber Israel.

Sistem pertahanan udara berlapis canggih Israel, termasuk Iron Dome, David's Sling, dan Arrow, mencegat sebagian besar proyektil yang datang. Namun, beberapa dampak langsung menyebabkan kerusakan signifikan pada warga sipil.

Serangan tunggal paling mematikan terjadi pada Minggu (1/3/2026) di Beit Shemesh, sebuah kota di sebelah barat Yerusalem, ketika sebuah rudal balistik Iran langsung menghantam sebuah lingkungan.

Rudal tersebut menghancurkan beberapa bangunan, termasuk tempat perlindungan bom, yang menyebabkan atap runtuh.

 

Magen David Adom (MDA), layanan medis darurat nasional Israel, awalnya melaporkan peningkatan jumlah korban jiwa sepanjang hari, dari enam menjadi delapan, kemudian sembilan orang tewas — dengan puluhan orang terluka, termasuk setidaknya dua orang dalam kondisi serius.

Times of Israel melaporkan jumlah korban tewas di Beit Shemesh mencapai sembilan orang, menggambarkan kejadian tersebut sebagai kacau dengan kerusakan luas pada rumah-rumah dan tempat perlindungan.

Jerusalem Post mencatat sembilan warga Israel tewas dalam serangan itu, dengan tambahan korban luka dan orang hilang yang dilaporkan di tengah reruntuhan bangunan.

Sebelumnya, pada Sabtu (28/2/2026) malam hingga 1 Maret, serangan rudal terpisah menghantam wilayah Tel Aviv, menewaskan dua wanita — satu berusia 32 tahun dan satu lagi berusia 68 tahun yang meninggal karena luka-luka saat bergegas mencari perlindungan — serta melukai lebih dari 120 orang, menurut MDA dan laporan lainnya.

 

Haaretz dan Times of Israel menyebutkan serangan tambahan yang menyebabkan luka-luka di Yerusalem dan sekitarnya, termasuk luka akibat pecahan peluru, dengan setidaknya tujuh orang terluka di Yerusalem.

Komando Pertahanan Dalam Negeri Israel telah mendesak warga untuk tetap waspada, dengan sirene berbunyi berulang kali di wilayah tengah dan utara.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement