Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Netral di Konflik Timteng, RI Tekankan Prinsip Politik Bebas Aktif

Binti Mufarida , Jurnalis-Minggu, 08 Maret 2026 |06:02 WIB
Netral di Konflik Timteng, RI Tekankan Prinsip Politik Bebas Aktif
Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika (Dirjen Aspasaf) Kemlu Santo Darmosumarto (Foto: Binti M/Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Indonesia menegaskan tetap berpegang pada prinsip politik luar negeri bebas aktif serta bersikap netral dalam menyikapi eskalasi geopolitik di Timur Tengah, khususnya konflik antara Amerika Serikat (AS)–Israel dan Iran.

Posisi tersebut diambil tidak hanya sebagai wujud pelaksanaan amanat konstitusi, tetapi juga agar Indonesia dapat berperan secara aktif dan konstruktif dalam menjaga ketertiban dunia.

“Sebagai bentuk implementasi dari politik luar negeri kita yang bebas aktif dan tentunya amanat konstitusi untuk turut melaksanakan penertiban dunia, Indonesia berharap untuk berperan sebagai honest broker, bukan sebagai aktor yang mengambil posisi terhadap salah satu pihak,” ujar Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika (Dirjen Aspasaf) Kemlu Santo Darmosumarto melalui Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), dikutip Sabtu (7/3/2026).

Lebih lanjut, Santo menjabarkan tiga langkah konkret yang telah dilakukan pemerintah sebagai implementasi dari prinsip politik luar negeri bebas aktif tersebut.

Pertama, pemerintah telah merilis pernyataan yang mendesak seluruh pihak yang terlibat dalam konflik untuk menghentikan kekerasan dan segera menempuh langkah deeskalasi. Ia mengatakan Indonesia telah menyampaikan seruan tersebut sejak konflik antara AS–Israel dan Iran meletus pada Sabtu 28 Februari 2026.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement