Secara terpisah, Trump mengancam akan menargetkan infrastruktur minyak vital Iran di Pulau Kharg jika kepemimpinannya “mengganggu” kapal-kapal yang berusaha melewati Selat Hormuz.
Ia mengatakan AS telah “menghancurkan” target militer di pulau kecil di lepas pantai Iran pada Jumat (13/3/2026), menyebutnya sebagai “salah satu serangan bom paling dahsyat dalam sejarah Timur Tengah.”
Militer Iran menegaskan infrastruktur minyak dan energi milik perusahaan yang bekerja sama dengan AS akan “segera dihancurkan” jika fasilitas minyak di pulau itu diserang.
Teheran telah meningkatkan serangan terhadap target energi di Teluk, yang menjadi elemen kunci dalam responsnya terhadap serangan AS dan Israel. Pada Kamis, (12/3/2026) Teheran memperingatkan bahwa setiap kapal tanker yang menuju AS, Israel, atau sekutunya adalah target sah.
Saat ini, bahkan Angkatan Laut AS pun tidak mengawal kapal tanker melalui jalur pelayaran sempit tersebut.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.