TASIKMALAYA – Kemacetan panjang terlihat di jalan perbatasan antara Garut dan Kabupaten Tasikmalaya pada momen arus balik lebaran 2026. Seorang polisi pun kelelahan mengatur arus lalu lintas.
Salah satunya, Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota, Riki yang tak kuasa menahan lelah saat mengurai kemacetan yang mengular puluhan kilometer dari Simpang Sukamantri hingga arah Garut. Kendaraan pemudik mulai dari roda dua, roda empat dan bus tak henti-henti keluar perbatasan menuju kediamannya masing-masing di tanah rantau.
Saat kemacetan mengular barang sebentar, Riki mengambil inisiatif memblokade arus kendaraan yang masuk dari arah Garut ke Tasik. Sekira 30 menit, dia berdiri seorang menarik laju kendaraan keluar dari Tasik. Motor patrolinya berdiri di depan bus--sebagai tanda blokade.
Saat Riki memblokade jalur setengah, tampak intensitas arus kendaraan mulai tampak berkurang. Tapi tak bertahan lama. Riki lantas tancap gas ke arah Garut.
Di sana, Riki tak lepas dari handy talkie-nya untuk memantau lalin Lingkar Gentong yang mengarah perbatasan Tasik-Garut. Hampir satu jam, dia mengatur lalin dari sisi pinggir jalan, yang terik itu. Sesekali dia kembali ke motor patwal--membuka boks samping yang berisi sebotol air minum.
Patroli terus berjalan. Riki maju ke depan mengambil sisi lebih pinggir di jalan raya itu. Helm dibuka, kancing jaket patroli dilepas sebagian, dan dia lantas duduk di aspal samping marka jalan.
"Namanya juga manusia, polisi juga ada capeknya," kata Riki seraya menyeka keringatnya dikutip, Selasa (24/3/2026).
Sembari duduk, tangan Riki tak lepas mengatur arus kendaraan pemudik. Mulut juga tak lepas dekat HT untuk berkoordinasi.
"Ayo jalan terus," katanya ke arah jalan raya.
"Lingkar gentong bagaimana kondisi? Perbatasan arah Garut mulai ramai lancar, 86," tuturnya.
Sudah dua minggu lebih belakangan, tidur Riki tak nyenyak mengurusi persiapan mudik lebaran. Kala arus mudik dan balik, tidur Riki paling lama 1,5 jam.
"Mana ada pulang dan tidur di rumah. Ya tidur-tidur ayam aja, sebentar bangun," kata polisi yang mengaku asli warga Garut tersebut.
Setelah duduk barang lima menit, dia kembali berdiri dan bergegas ke motor patwal. Motor digas ke arah Garut. Di sana, jajaran Polres Tasikmalaya Kota saling bahu-membahu mengurai kemacetan sampai akhirnya memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa one way sampai sore hari.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.