Kemudian, pada 27 Maret, sebuah pesawat peringatan dan kendali udara E-3 Sentry dilaporkan hancur saat berada di darat selama serangan Iran di Pangkalan Udara Prince Sultan, Arab Saudi.
Serangan itu dilaporkan melukai setidaknya 10 anggota militer AS, meskipun tidak ada korban jiwa. Sebuah pesawat tanker Angkatan Udara AS juga rusak dalam serangan tersebut, kata sumber.
Dalam insiden terpisah, sebuah jet tempur F-35 AS terpaksa melakukan pendaratan darurat di pangkalan AS di Timur Tengah bulan lalu setelah terkena tembakan yang diyakini berasal dari Iran, lapor CNN mengutip dua sumber yang mengetahui situasi tersebut.
Kawasan tersebut tetap siaga sejak AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari, yang menewaskan lebih dari 1.340 orang hingga saat ini, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.
Teheran membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, serta Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.