Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Telusuri Aliran Dana Kasus Suap Ijon Bekasi, KPK Panggil Istri Ono Surono 

Nur Khabibi , Jurnalis-Selasa, 07 April 2026 |13:16 WIB
Telusuri Aliran Dana Kasus Suap Ijon Bekasi, KPK Panggil Istri Ono Surono 
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo (foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil ibu rumah tangga bernama Setyowati Anggraini Saputro, sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Diketahui, yang bersangkutan merupakan istri dari anggota DPRD Jawa Barat, Ono Surono.

"Hari ini, Selasa (7/4), KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi dugaan tindak pidana korupsi (TPK) terkait suap ‘ijon’ proyek Pemkab Bekasi," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Selasa (7/4/2026).

Belum diketahui materi apa yang akan digali tim penyidik lembaga antirasuah dari keterangan yang bersangkutan. Adapun lokasi pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK.

Sebelumnya, KPK menggeledah rumah Ono Surono yang berlokasi di Kota Bandung dan Kabupaten Indramayu pada 1–2 April 2026.

Di Bandung, KPK menyita sejumlah dokumen, barang bukti elektronik, serta uang tunai senilai ratusan juta rupiah. Namun, nilai pasti dari uang yang disita belum diungkapkan.

Sementara itu, di Indramayu, tim lembaga antirasuah menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik.

 

Dalam perkara ini, KPK sempat memeriksa Ono Surono sebagai saksi pada 15 Januari 2026. Penyidik menelusuri aliran dana kasus suap ijon proyek di Pemkab Bekasi kepada Ketua DPD PDIP Jawa Barat tersebut. Sebab, KPK menduga Ono menerima aliran dana dari pihak penyuap Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, melalui Sarjan.

"Ya, diduga ikut menerima aliran uang dari saudara SRJ (Sarjan)," ujar Budi Prasetyo saat ditemui di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (15/1/2026).

Namun, Budi belum bisa menjabarkan nilai dana yang diterima Ono. Pasalnya, penyidik masih mendalami aliran dana tersebut.

"Untuk jumlah nanti kami akan update lagi karena memang ini masih akan terus didalami, apakah penerimaannya hanya ini atau juga ada penerimaan lainnya," ucap Budi.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement