Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Riza Chalid Turut Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Minyak Mentah Petral, Statusnya Buron

Nur Khabibi , Jurnalis-Kamis, 09 April 2026 |21:35 WIB
Riza Chalid Turut Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Minyak Mentah Petral, Statusnya Buron
Riza Chalid Turut Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Minyak Mentah Petral, Statusnya Buron (Nur Khabibi)
A
A
A

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) turut menetapkan Mohammad Riza Chalid (MRC) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan minyak mentah dan produk kilang pada Petral periode 2008–2015. Ia ditetapkan sebagai tersangka bersama enam orang lainnya. 

Saat ini, Kejagung masih memburu Riza Chalid yang sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) alias buron. Kejagung telah menerbitkan red notice dan menggandeng Interpol untuk menangkapnya.

“MRC berstatus DPO dan kami terus berkoordinasi dengan Interpol serta sejumlah negara untuk menghadirkan yang bersangkutan ke Indonesia,” kata Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi saat konferensi pers di Gedung Jampidsus Kejagung, Jakarta Selatan, Kamis (9/4/2026). 

Syarief menegaskan, Riza Chalid diduga berperan besar dalam mengendalikan skema pengadaan melalui sejumlah perusahaan terafiliasi.

“MRC selaku beneficial owner dari beberapa perusahaan bersama dengan tersangka IRW memengaruhi proses pengadaan atau tender minyak mentah, produk kilang, dan pengangkutan,” ujar Syarief.

Dalam kasus ini, Riza Chalid disebut tidak bekerja sendiri. Ia diduga menggunakan jaringan perusahaan dan perantara untuk menjalin komunikasi dengan pejabat internal, baik di Petral Energy Services maupun di PT Pertamina.

Melalui komunikasi tersebut, proses tender diduga telah dikondisikan sejak awal. Informasi penting seperti Harga Perkiraan Sendiri (HPS) bocor dan dimanfaatkan untuk mengatur pemenang tender.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement