Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Pangeran Jayakarta Bergerilya dan Babad Alas di Jatinegara

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Senin, 13 April 2026 |02:10 WIB
Kisah Pangeran Jayakarta Bergerilya dan Babad Alas di Jatinegara
Makam Pangeran Jayakarta
A
A
A

Daerah Jatinegara pada saat itu, hanya dihuni oleh keturunan keluarga pangeran Jayakarta dan pengikutnya saja. Dalam perkembangan selanjutnya wilayah Jatinegara mulai meluas dan dihuni oleh warga di luar keturunan Pangeran Jayakarta.

Terdapat pendapat lainnya mengatakan bahwa nama Jatinegara diambil karena pada zaman Belanda wilayah ini merupakan hutan jati yang sangat rimbun. Dinamakan Jatinegara karena dulu di sini ini penuh pohon Jati kemudian dibuka oleh Mester (Cornelis).

Tahun 1661, seorang guru asal Pulau Banda, Maluku, Meester Cornelis van Senen membeli sebidang tanah di Jatinegara yang berada di sekitar aliran sungai Ciliwung. Tanah yang dimiliki oleh Cornelis van Senen lambat laun berkembang menjadi pemukiman dan pusat perdagangan yang ramai.

Jabatannya sebagai guru membuat Cornelis Senen mendapat tambahan gelar Meester di depan namanya, yang artinya “tuan guru”.

 

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement