Sosok Meester Cornelis yang terkenal sebagai guru agama ini membuat masyarakat pun seringkali menyebut wilayah ini dengan nama Meester Cornelis atau Mester.
Kawasan hutan jati yang dibuka Meester Cornelis perlahan berkembang menjadi kota satelit Batavia. Pada 1924, Mester dijadikan nama kabupaten, yang terbagi dalam empat kawedanan. Kawedanan Meester Cornelis, Kebayoran, Bekasi, dan Cikarang.
Sedangkan, nama Jatinegara baru mulai digunakan pada awal pendudukan Jepang di Indonesia tahun 1942. Kala itu Jepang berupaya keras menghilangkan nama-nama yang berbau Belanda. Sehingga dipilihlah nama Jatinegara menggantikan Meester Cornelis. Tapi, penobatan Jatinegara tidak serta merta menghilangkan nama Mester.