Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kasus Korupsi Kepala Daerah Berulang, Mendagri Soroti Sistem Pilkada

Felldy Utama , Jurnalis-Senin, 13 April 2026 |18:10 WIB
Kasus Korupsi Kepala Daerah Berulang, Mendagri Soroti Sistem Pilkada
Mendagri Tito Karnavian (foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian buka suara terkait kembali terjeratnya sejumlah kepala daerah dalam kasus korupsi. Terbaru, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, sebagai tersangka.

“Jawaban saya cuma satu, yang memilih siapa? Sudah itu saja. Yang memilih siapa? Rakyat, iya kan,” kata Tito di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/4/2026).

Tito kemudian mengaitkan persoalan hukum yang menimpa kepala daerah dengan mekanisme rekrutmen melalui sistem Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) langsung oleh rakyat.

“Dan ternyata tidak menjamin menghasilkan pemimpin yang baik. Ada yang bagus, ada juga yang seperti ini,” ujarnya.

Mantan Kapolri itu menyebut kasus kepala daerah tersandung korupsi bukan hal baru. Bahkan, ia menilai fenomena tersebut terjadi berulang dalam waktu yang relatif singkat.

“Artinya ada problem sistematis, ada persoalan mendasar. Salah satunya mungkin mekanisme rekrutmen yang selama ini digunakan, yaitu pemilihan langsung melalui pilkada. Di satu sisi ada positifnya, tapi ada juga negatifnya, di antaranya biaya politik yang mahal dan tidak menjamin yang terpilih adalah orang yang baik,” tuturnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement