Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan selama ini, BPA mencatat tingkat keterjualan barang rampasan masih rendah. Hal ini disebabkan kurangnya pemahaman masyarakat mengenai prosedur, waktu, dan kanal penjualan aset tersebut.
Sehingga, Kuntadi berharap melalui BPA Fair 2026 yang akan digelar secara maraton selama satu minggu penuh, masyarakat akan diberikan edukasi menyeluruh mengenai cara mendapatkan barang kelolaan kejaksaan.
"Rangkaian yang akan kami gelar ini memang kami pilih beberapa barang yang kami harapkan bisa menimbulkan minat dari masyarakat. Ada banyak, ada 400 sekian item barang yang akan kami tawarkan mulai dari perhiasan, tas mewah, mobil sport, di antaranya," ujarnya.
Di sisi lain, Kuntadi memastikan seluruh barang yang disita telah dikelola, dipelihara, dan dijaga nilai ekonominya dengan baik.
"Sehingga ketika kita jual ke masyarakat, barang dalam keadaan baik dan pada akhirnya negara juga mendapatkan benefit dari nilai penjualannya dalam keadaan yang harga yang pantas," pungkasnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.