JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah Indonesia pada periode 24 hingga 30 April 2026.
“BMKG melaporkan bahwa potensi hujan sangat lebat itu dipengaruhi sejumlah faktor. Pertama, ada aktivitas Rossby Ekuatorial, Kelvin, Mixed Rossby-Gravity (MRG) dan Madden Julian Oscillation (MJO) spasial di beberapa wilayah,” tulis keterangan BMKG, Jumat (24/4/2026).
Kedua, sirkulasi siklon di perairan dan pesisir barat Sumatra dan Jawa Barat hingga Jawa Tengah memicu terbentuknya daerah pertemuan angin, konvergensi dan konfluensi.
"Yang meningkatkan peluang pertumbuhan awan hujan, baik di sekitar pusat sirkulasi maupun di sekitar wilayah yang terdampak pola angin tersebut," ujarnya.
“Ketiga, pemanasan permukaan yang cukup hangat pada siang hari, serta kelembaban udara yang masih cukup basah di lapisan bawah turut mendukung terbentuknya awan-awan konvektif yang berpotensi menimbulkan hujan,” demikian keterangan BMKG.
Curah hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat berpotensi terjadi di Nusa Tenggara Timur (125,3mm/hari), Aceh (98 mm/hari).
Selanjutnya di Kalimantan Tengah (85 mm/hari), Kepulauan Rai (83 mm/hari), Jawa Timur (70,2 mm/hari), Jawa Barat (69,7 mm/hari), Kalimantan Tengah (67,1 mm/hari) dan Sumatra Barat (58,5 mm/hari).
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.