Ketua Menteri Delhi, Rekha Gupta, mengatakan bahwa pedoman terperinci telah dikeluarkan kepada semua departemen untuk memastikan keselamatan publik.
Di antara langkah-langkah yang diumumkan oleh Gupta adalah istirahat wajib bagi pekerja dari pukul 13.00 hingga 16.00, bersama dengan pengaturan air dan tempat berteduh.
Di sekolah-sekolah, prioritas akan diberikan untuk memastikan air dingin bagi anak-anak, dan departemen transportasi akan memasang tempat pengambilan air di halte bus, kata Gupta.
Negara bagian lain juga telah memulai langkah-langkah, termasuk revisi jam sekolah, sementara pihak berwenang di negara bagian Odisha di India timur telah mengumumkan liburan musim panas di sekolah-sekolah mulai Senin mengingat kondisi cuaca panas.
Negara bagian tersebut juga menyaksikan kematian dua guru sekolah yang merupakan bagian dari kegiatan sensus yang sedang berlangsung, diduga karena sengatan matahari.
Dengan suhu yang melonjak di banyak bagian negara, dokter telah menyarankan masyarakat untuk mengambil tindakan pencegahan.
“Mengingat suhu yang tinggi, masyarakat harus mengambil tindakan pencegahan. Kelompok rentan, yang meliputi orang lanjut usia dan lainnya, perlu lebih berhati-hati,” kata D Bahera, seorang spesialis kedokteran pernapasan di India Utara, kepada Anadolu.
Beberapa rumah sakit telah meningkatkan upaya mereka untuk memberikan perawatan yang lebih baik kepada pasien. Di New Delhi, Rumah Sakit Ram Manohar Lohia telah mendirikan unit khusus untuk menangani pasien yang mengalami serangan panas.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.