Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

200 Ribu Buruh Diperkirakan Hadiri May Day di Monas, Polisi Siapkan Rekayasa Lalin

Riyan Rizki Roshali , Jurnalis-Jum'at, 01 Mei 2026 |02:07 WIB
200 Ribu Buruh Diperkirakan Hadiri May Day di Monas, Polisi Siapkan Rekayasa Lalin
200 Ribu Buruh Diperkirakan Hadiri May Day di Monas, Polisi Siapkan Rekayasa Lalin (Ilustrasi/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memperkirakan 200 ribu buruh akan hadir pada perayaan May Day Internasional 2026, yang akan berpusat di Monas, Jakarta Pusat, pada Jumat (1/5/2026).

1. 200 Ribu Buruh

“Sampai dengan data terakhir yang kami terima, 200.000 lebih buruh yang akan ke Monas dan ada beberapa kelompok yang mungkin akan melaksanakan kegiatan di beberapa titik Jakarta,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Komarudin, Kamis (30/4/2026).

Ia menjelaskan, diperkirakan ada 4 ribu bus akan mengarah ke Jakarta.

“Kalau diasumsikan ada sekitar 4.000 bus nanti yang akan mengarah ke Jakarta. Peserta May Day itu juga tidak seluruhnya menggunakan bus. Ada cukup banyak informasi yang kami dapat ada sekitar 20.000 peserta yang akan menggunakan roda dua,” ujar dia.

Sementara itu, Komarudin mengatakan, sebanyak 1.793 personel lalu lintas nantinya disebar di lapangan untuk mengatur lalu lintas.

“Rekayasa yang sudah kami lakukan, kami sudah mengatur rute perjalanan, baik saudara kita datang dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, sampai dengan Lampung, kita sudah atur flow mengarah ke Monas, termasuk kantong-kantong parkir bus yang akan digunakan,” ungkap Komarudin.

2. Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Komarudin juga mengatakan, pihaknya telah menyiapkan skema rekayasa arus lalu lintas. Namun hal ini masih bersifat situasional melihat kondisi di lapangan.

“Rekayasa arus lalu lintas kami lakukan secara situasional ya. Rekayasa-rekayasa ini mulai dari pengalihan ataupun penutupan sekiranya memang nanti akan ada ruas-ruas jalan yang padat, volumenya cukup berat, maka kami akan lakukan pengalihan atau bahkan penutupan sekiranya itu diperlukan,” ujar Komarudin.

 

“Namun kami berharap tentunya tidak sampai itu terjadi sehingga dengan pola ataupun konsep pengamanan mulai dari zona hijau, zona kuning, zona merah, ini tidak sampai ada peningkatan. Ya kami berharap kita tetap bermain di zona hijau. Artinya seluruh ruas jalan bisa tetap digunakan untuk sirkulasi pergerakan baik kendaraan roda dua, roda empat, dan bus peserta yang nanti akan masuk,” tuturnya.

Dia menambahkan, zona kuning akan dilakukan manakala pada situasi ruas jalan Merdeka, yakni Merdeka Barat, Timur, Utara, Selatan ini terjadi kepadatan luar biasa.

“Maka kami akan mainkan zona kuning di mana akan kami alihkan ya mulai dari Sarinah, kemudian juga Tugu Tani, kemudian juga Harmoni. Ini sudah mulai akan kami alihkan ataupun kami kurangi volumenya sehingga mengantisipasi kepadatan yang bertambah panjang dan lama,” ucapnya. 

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement