Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jabar Diprediksi Diguyur Hujan Lebat hingga 4 Mei, BNPB Ingatkan Potensi Banjir

Jonathan Simanjuntak , Jurnalis-Minggu, 03 Mei 2026 |00:02 WIB
Jabar Diprediksi Diguyur Hujan Lebat hingga 4 Mei, BNPB Ingatkan Potensi Banjir
Jabar Diprediksi Diguyur Hujan Lebat hingga 4 Mei, BNPB Ingatkan Potensi Banjir (Ilustrasi/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut sejumlah wilayah di Indonesia masih berpotensi dilanda cuaca ekstrem pada 2–4 Mei 2026. Hal ini merujuk prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Wilayah Jawa Barat bahkan diprediksi mengalami hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat. 

1. Hujan Lebat

"Sebagian besar wilayah Indonesia berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat. Sementara itu, wilayah Jawa Barat berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan (Kapusdatin) BNPB, Abdul Muhari, Sabtu (2/5/2026).

Kondisi ini meningkatkan potensi bencana hidrometeorologi basah seperti banjir dan tanah longsor, terutama di daerah rawan. Karena itu, BNPB mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.

"BNPB mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, baik basah maupun kering," tuturnya.

Ia meminta masyarakat terus memantau kondisi cuaca dan memelihara saluran drainase khususnya mereka yang tinggal di daerah rawan banjir. Ia bahkan meminta masyarakat mengevakuasi diri lebih awal jika hujan lebat berlangsung lebih dari satu jam.

"Warga yang tinggal di daerah rawan banjir diharapkan rutin memantau kondisi cuaca, memelihara saluran drainase, serta segera melakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman apabila hujan lebat berlangsung lebih dari satu jam dan mengurangi jarak pandang," kata Abdul.

 

Ia juga meminta masyarakat menghindari pohon dan bangunan yang mudah roboh jika terjadi angin kencang.

"Jika terjadi angin kencang, masyarakat diminta menghindari pohon dan bangunan yang mudah roboh, seperti reklame, pagar, dan tiang listrik," tuturnya.
 

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement