Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bunuh Pendulang Emas di Yahukimo, Satu Anggota Jaringan KKB Jadi Tersangka 

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Senin, 04 Mei 2026 |16:31 WIB
Bunuh Pendulang Emas di Yahukimo, Satu Anggota Jaringan KKB Jadi Tersangka 
Satu Anggota Jaringan KKB Jadi Tersangka Pembunuhan (foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Satuan Reserse Kriminal Polres Yahukimo, terus mengintensifkan penegakan hukum terhadap dugaan tindak pidana yang berkaitan, dengan jaringan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di wilayah Yahukimo.

Dalam proses tersebut, penyidik mendalami keterangan dua orang yang diamankan pada Jumat, 1 Mei 2026, masing-masing berinisial YH (25) dan MS alias BS alias MS (23). Keduanya diperiksa secara intensif untuk mengungkap keterkaitan dengan jaringan KKB Kodap XVI Yahukimo, khususnya Batalyon Yamue.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, YH mengaku tidak tergabung sebagai anggota aktif kelompok tersebut. Namun, ia disebut pernah membantu mengantarkan logistik kepada salah satu anggota KKB berinisial AH. Keterangan ini masih terus didalami untuk memastikan tingkat keterlibatannya.

Sementara itu, dari pemeriksaan terhadap MS, penyidik menemukan sejumlah fakta yang menguatkan dugaan keterlibatannya dalam jaringan KKB. MS diketahui telah bergabung dengan KKB Batalyon Yamue sejak akhir 2024 dan aktif dalam berbagai kegiatan kelompok di wilayah Yahukimo.

Temuan tersebut diperkuat dengan keterangan saksi serta pelaku lain yang telah lebih dahulu diproses hukum, yakni MH alias H dan KB alias KG. Dari hasil pendalaman, penyidik mengaitkan MS dengan tindak pidana pembunuhan terhadap seorang pendulang emas berinisial SH yang terjadi pada 7 April 2025.

Peristiwa tersebut tercatat dalam laporan polisi Nomor: LP/A/05/IV/2025/SPKT.SATRESKRIM/POLRES YAHUKIMO/POLDA PAPUA, tertanggal 7 April 2025.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement