JAKARTA – Keterlambatan penyaluran bantuan pendidikan KJP dan KJMU selama dua hari membuat warga memilih mengadu langsung kepada Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Lebih dari 1.000 aduan warga disebut masuk melalui akun media sosial pribadinya.
Pramono menyebut penanganan persoalan di lapangan cukup kompleks, ditambah dengan cepatnya penyebaran informasi di era media sosial. Hal tersebut menuntut Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bergerak cepat dalam merespons keluhan masyarakat.
"Bahkan kemarin keterlambatan dua hari untuk KJP dan KJMU saja, akun media sosial saya langsung dibanjiri lebih dari 1.000 laporan. Alhamdulillah, langsung kita selesaikan," ujar Pramono saat ditemui di Jakarta Pusat, Senin (4/5/2026).
Ia menjelaskan, selain melalui jalur langsung, masyarakat kini juga dapat menyampaikan aduan dengan mudah melalui aplikasi JAKI. Sebagai kepala daerah, ia ingin setiap laporan warga dapat segera ditindaklanjuti.
"Setiap ada laporan masyarakat, baik melalui JAKI maupun kanal resmi Pemprov DKI Jakarta, pada prinsipnya kami ingin segera hadir untuk menyelesaikan persoalan tersebut," bebernya.