JAKARTA - Sebuah pesawat Boeing KC-135 Stratotanker, yang berfungsi sebagai stasiun pengisian bahan bakar terbang untuk pesawat militer AS, mengeluarkan sinyal bahaya "7700". Sinyal itu menyatakan keadaan darurat dalam penerbangan saat terbang di atas Teluk Persia, di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.
Data Flightradar24 menyebut, Pesawat Amerika tersebut lepas landas dari Pangkalan Udara Al Dhafra di Uni Emirat Arab (UEA) sebelum sinyalnya hilang di atas Qatar.
Dilansir ndtv.com, Kamis (7/5/2026), Pesawat tersebut dilaporkan beroperasi di atas Timur Tengah untuk mendukung operasi militer yang sedang berlangsung.
Data pelacakan penerbangan menunjukkan pesawat tersebut terbang dalam pola melingkar di udara untuk sementara waktu, sebelum mulai turun untuk mendarat.
Penyebab pasti keadaan darurat tersebut masih belum jelas, dan belum ada konfirmasi resmi yang menghubungkan insiden tersebut dengan tindakan permusuhan.
Kantor berita semi-resmi Iran, Fars, melaporkan hilangnya pesawat tersebut, mengutip data dari Flightradar24.
Belum ada pernyataan dari Iran yang menunjukkan keterlibatannya dalam keadaan darurat pesawat militer AS tersebut.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.