JAKARTA – Majelis Kehormatan Partai Gerindra memanggil anggota DPRD Jember, Achmad Syahri As Siddiqi, pada Jumat 15 Mei 2026. Pemanggilan tersebut dilakukan menyusul viralnya video yang memperlihatkan dirinya bermain gim dan merokok saat rapat di DPRD Jember.
Ketua Majelis Kehormatan Partai Gerindra, Habiburokhman, mengatakan Syahri akan menjalani sidang di Mahkamah Partai.
“Iya, disidang hari Jumat di DPP di Mahkamah Partai,” kata Habiburokhman saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (14/5/2026).
Namun, ia tidak merinci lebih jauh mengenai sanksi atau sikap partai terhadap kasus tersebut. Menurutnya, proses pemanggilan sudah dijadwalkan pada lusa di DPP Partai Gerindra.
“Iya, makanya disidang di Mahkamah Partai,” ujarnya.
Sebelumnya, seorang anggota DPRD Jember, Jawa Timur, menjadi sorotan publik setelah terekam bermain gim dan merokok saat rapat berlangsung. Video tersebut kemudian viral di media sosial.
Peristiwa itu terjadi saat Komisi D DPRD Jember menggelar rapat bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk membahas penanganan stunting, salah satu isu prioritas kesehatan di Kabupaten Jember.
Dalam video yang beredar, Achmad Syahri As Siddiqi terlihat asyik menggunakan telepon genggam saat rapat berlangsung. Ia juga diduga merokok di ruang Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Jember.
Aksi tersebut menuai kecaman warganet karena dinilai tidak etis dan tidak menghormati jalannya rapat resmi, terlebih agenda yang dibahas menyangkut isu kesehatan masyarakat.
Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim, menyampaikan permohonan maaf kepada publik atas perilaku anggotanya.
Ia menegaskan, DPRD Jember akan mengambil langkah tegas secara kelembagaan sesuai aturan yang berlaku.
“Kita akan proses karena ini menyangkut etika lembaga DPRD. Kita tegur karena tidak menerapkan kedisiplinan serta etika saat berada di ruang rapat,” ujar Ahmad Halim.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.