Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Polemik Film Pesta Babi, Papua Dinilai Perlu Dilihat Lebih Komprehensif

Arief Setyadi , Jurnalis-Kamis, 14 Mei 2026 |16:55 WIB
Polemik Film Pesta Babi, Papua Dinilai Perlu Dilihat Lebih Komprehensif
Warga Papua (Foto: Ilustrasi/Dok Okezone)
A
A
A

“Di sinilah masyarakat perlu menilai secara jernih. Dokumenter boleh menjadi ruang kritik, tetapi publik juga harus melihat data, konteks, dan realitas lapangan secara utuh agar tidak terjebak pada kesimpulan yang sepihak,” tuturnya.

Ia berharap polemik yang berkembang dapat menjadi momentum untuk memahami Papua secara lebih komprehensif. Jika ada pihak yang tidak setuju dengan suatu karya, menurutnya hal itu sebaiknya dijawab melalui data dan argumentasi yang setara, bukan dengan membatasi ruang diskusi.

“Kalau sebuah karya dianggap keliru, jawab dengan argumentasi. Kalau ada data yang kurang lengkap, lengkapi dengan data. Demokrasi tidak dibangun dengan membungkam perbedaan, tetapi dengan keberanian menghadapinya secara terbuka,” ujarnya.

Sam’un menegaskan kebebasan berekspresi harus berjalan seiring dengan tanggung jawab sosial. Selain itu, ia menekankan bahwa negara terus hadir di Papua, termasuk melalui pembangunan Jalan Trans Papua dan penyaluran dana otonomi khusus yang mencapai Rp192,55 triliun selama periode 2016–2026.

“Hal tersebut menunjukkan bahwa negara terus hadir dan berupaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat Papua,” katanya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement