Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Polemik Film Pesta Babi, Papua Dinilai Perlu Dilihat Lebih Komprehensif

Arief Setyadi , Jurnalis-Kamis, 14 Mei 2026 |16:55 WIB
Polemik Film Pesta Babi, Papua Dinilai Perlu Dilihat Lebih Komprehensif
Warga Papua (Foto: Ilustrasi/Dok Okezone)
A
A
A

Ia juga menekankan pentingnya menjaga ruang akademik tetap terbuka terhadap diskusi dan pertukaran gagasan. Menurutnya, pembatasan terhadap ruang diskusi justru akan menghilangkan fungsi utama kampus sebagai pusat intelektual.

“Kampus bukan ruang steril yang hanya boleh diisi pandangan seragam. Universitas hidup dari perdebatan, kritik, dan pertarungan gagasan. Kalau ruang diskusi dibatasi, maka kampus kehilangan fungsi intelektualnya,” katanya.

Namun, ia mengingatkan publik tetap perlu bersikap kritis dalam membaca isi dokumenter tersebut. Menurutnya, ada kemungkinan konstruksi narasi dan sudut pandang dalam film dibangun dari perspektif tertentu sehingga belum tentu menggambarkan kondisi Papua secara menyeluruh.

“Sebagai sebuah karya dokumenter, film ini sangat baik. Semoga menjadi pembelajaran bagi semua pihak,” katanya.

Di sisi lain, ia juga mendorong masyarakat perlu melihat data pembangunan dan dukungan pemerintah terhadap Papua secara utuh, termasuk pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga alokasi dana otonomi khusus yang terus diberikan pemerintah.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement