JAKARTA - Polisi masih mendalami penyebab ledakan dahsyat di area pabrik kimia di Kota Cilegon, Banten. Polda Banten dan Mabes Polri turun tangan melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut.
Wadirkrimsus Polda Banten, AKBP Bronto Budiyanto mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri.
“Untuk penyebab terjadinya ledakan belum diketahui. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan Puslabfor Bareskrim Polri,” kata Bronto kepada wartawan, Selasa (26/5/2026).
Selain itu, tim Kimia, Biologi, dan Radioaktif (KBRN) dari Korps Brimob Polri juga diterjunkan untuk memastikan ada atau tidaknya zat berbahaya di lokasi ledakan.
“Tim KBRN Korps Brimob Polri diterjunkan untuk mengetahui apakah ada bahan berbahaya di lokasi kejadian,” ujar Bronto.
Bronto menjelaskan, proses olah tempat kejadian perkara (TKP) baru bisa dilakukan hari ini. Pasalnya, kondisi cuaca pada Senin (25/5) tidak memungkinkan petugas masuk lebih jauh ke area pabrik.
“Hari ini Puslabfor dan KBRN akan melakukan olah TKP. Kemarin tidak bisa dilakukan karena hujan hingga menjelang Magrib, sehingga tidak efektif apabila dilakukan malam hari,” ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, kepulan asap putih tebal disertai bau kimia menyengat menggegerkan kawasan industri di Kota Cilegon, Banten, pada Senin, 25 Mei 2026.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.