Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Melayat ke Rumah Ryamizard, Kasad: Kita Berduka atas Meninggalnya Tokoh Bangsa

Ari Sandita Murti , Jurnalis-Minggu, 31 Mei 2026 |22:20 WIB
Melayat ke Rumah Ryamizard, Kasad: Kita Berduka atas Meninggalnya Tokoh Bangsa
Kasad Jenderal Maruli Simanjuntak (Foto: Ari Sandita/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Maruli Simanjuntak melayat ke rumah duka mantan Menteri Pertahanan (Menhan) RI Ryamizard Ryacudu kawasan Cikeas, Bogor pada Minggu (31/5/2026). Ia menyebutkan, Indonesia berduka atas meninggalnya salah satu tokoh bangsa tersebut.

"Hari ini kita berduka, ada salah satu tokoh bangsa yang meninggalkan kita. Namun, banyak sekali yang beliau sudah tinggalkan bagi kami karena dari sejak saya Pama, beliau mulai dari Pangkostrad, Kasad, banyak sekali pembelajaran yang diberikan beliau," ujarnya, Minggu.

Menurutnya, banyak pembelajaran yang diberikan Ryamizard semasa hidupnya, khususnya bagi TNI. Maka itu, dia mendoakan almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan dia yakin apa yang ditinggalkan almarhum bagi TNI bakal terus dilanjutkan.

"Saya yakin hal-hal yang beliau tinggalkan mudah-mudahan bisa kita lanjutkan. Banyak hal yang bisa jadi pelajaran buat kami, terutama beliau dulu antusias sekali kalau berbicara tentang latihan, pembinaan satuan, banyak sekali yang kami ingat apa yang sudah beliau lakukan buat kami," tuturnya.

Dia menambahkan, Ryamizard memiliki banyak jasa bagi TNI karena telah membuat satuan-satuan di TNI, salah satunya Batalyon Raider. Maka itu, TNI sangat kehilangan atas sosok almarhum.

Sementara itu, eks Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Ade Supandi juga menyebutkan bahwa dia mengenal sosok Ryamizard sejak lama dan punya banyak pengalaman luar biasa dengan almarhum. Dia juga sosok senior yang selalu mengayomi adik-adiknya.

"Dalam rangka tugas pokok mengemban amanah negara, mengefisienkan, menyelenggarakan, kemudian mengoptimalkan giat-giat dalam rangka pertahanan negara dihadapkan dengan keterbatasan anggaran, beliau sangat mumpuni bagaimana mengatur, pengelolaan daripada pembiayaan untuk pertahanan negara," paparnya.

"Bagi saya sendiri sangat terkesan karena salah satu hal yang memang saya akan selalu ingat waktu itu saya merencanakan dengan beliau untuk penggantian KRI Dewaruci, yaitu KRI Bima Suci. Mulai dari prosesnya dengan beliau, dan tentu saja pada saat steel cutting di negara pembuat, Spanyol, sampai dengan peluncuran, sampai dengan commissioning, beliau selalu memberikan suatu support yang luar biasa," kata Ade.

Ia mengaku kerap berkomunikasi dengan Ryamizard, bahkan saat almarhum pensiun dan sakit. Dia pun kaget saat mengetahui Ryamizard meninggal dunia dan langsung ke rumah duka untuk mendoakannya.

"Agak syok juga ya, walau saya paham memang kurang lebih tiga tahun terakhir kondisi beliau agak memburuk ya. Terakhir ketemu di suatu acara perhelatan pernikahan dan saya juga masih sempat," katanya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement