Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

3 Pemain Odong-Odong Tewas Tersetrum saat Pesta Sunatan, Begini Penjelasan PLN Cikarang

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Rabu, 03 Juni 2026 |21:35 WIB
3 Pemain Odong-Odong Tewas Tersetrum saat Pesta Sunatan, Begini Penjelasan PLN Cikarang
3 Orang Tersetrum saat Pesta Sunatan, Begini Penjelasan PLN Cikarang
A
A
A

BEKASI – Tiga pemain odong-odong tewas tersengat listrik saat mengiringi acara hajatan, di di Kampung Cibeureum RT 03 RW 03, Desa Mekarmukti, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Empat pemain lainnya mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.

Kejadian bermula saat kendaraan yang mereka tumpangi berhadapan dengan kabel listrik yang melintang cukup rendah. Untuk memberi ruang agar kendaraan dapat melintas, beberapa pemain berinisiatif mengangkat kabel tersebut.

Namun, salah seorang pemain diduga tidak sengaja menyentuh kabel yang masih bertegangan listrik sehingga menyebabkan sengatan listrik yang kemudian merambat ke korban lainnya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk memperhatikan ketentuan jarak aman dari jaringan listrik dan menghindari aktivitas yang berpotensi bersinggungan dengan jaringan listrik,” ujar Manager PLN UP3 Cikarang, Wiedhyarno Arief Wicaksono, Rabu (3/6/2026).

“Khusus pada kegiatan yang menggunakan sound horeg, kendaraan hias, panggung bergerak, alat berat, maupun peralatan berukuran tinggi lainnya, aspek keselamatan harus menjadi prioritas utama,” lanjutnya.

Dia menambahkan bahwa jaringan listrik PLN telah dibangun, dioperasikan, dan dipelihara sesuai standar teknis serta ketentuan keselamatan ketenagalistrikan yang berlaku, termasuk persyaratan tinggi bebas jaringan dari permukaan tanah.

“Dalam berbagai kegiatan masyarakat yang melibatkan kendaraan atau perangkat dengan dimensi dan ketinggian di atas kondisi normal, diperlukan kewaspadaan dan perencanaan yang memadai agar tetap menjaga jarak aman terhadap jaringan listrik,” ujarnya.

Menurutnya, potensi risiko dapat diminimalkan apabila penyelenggara kegiatan melakukan koordinasi sejak awal sehingga langkah mitigasi yang diperlukan dapat dipersiapkan bersama.

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama kami dalam setiap penanganan gangguan maupun pekerjaan pemulihan jaringan. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan ketenagalistrikan,” tandasnya.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol. Sumarni, menyampaikan bahwa Polres Metro Bekasi bersama PLN UP3 Cikarang memperkuat koordinasi dalam mengedukasi masyarakat terkait keselamatan ketenagalistrikan.

“Sinergi yang baik antara Polres Metro Bekasi dan PLN Cikarang menjadi langkah penting untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kelistrikan,”ujarnya.

 

“Kami mengajak masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan, menjaga jarak aman dari jaringan listrik, dan menghindari aktivitas yang berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan,” tutup Sumarni.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Sugeng Widodo, menegaskan bahwa keselamatan ketenagalistrikan merupakan tanggung jawab bersama seluruh pihak.

“Keselamatan ketenagalistrikan harus menjadi perhatian dan tanggung jawab bersama. PLN terus memastikan infrastruktur kelistrikan dibangun dan dioperasikan sesuai standar keselamatan yang berlaku,”ujarnya.

“Langkah pencegahan dan kewaspadaan bersama menjadi kunci penting untuk mencegah risiko kecelakaan dan menjaga keandalan pasokan listrik,” tutup Sugeng.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement