Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Iran Tembakkan 7 Rudal Balistik ke Kuwait, Balas Serangan AS di Pulau Qeshm dan Goruk

Rahman Asmardika , Jurnalis-Sabtu, 06 Juni 2026 |22:26 WIB
Iran Tembakkan 7 Rudal Balistik ke Kuwait, Balas Serangan AS di Pulau Qeshm dan Goruk
Asap mengepul dari bandara internasional Kuwait menyusul serangan drone Iran pada Maret 2026.
A
A
A

DUBAI – Militer Amerika Serikat (AS) menyerang situs radar pantai Iran pada Sabtu (6/6/2026) setelah menembak jatuh drone yang diluncurkan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) di Selat Hormuz, demikian diumumkan militer. Ini merupakan eskalasi terbaru antara kedua negara di tengah upaya untuk mengakhiri perang.

Pejabat AS mengatakan kepada Reuters bahwa empat drone Iran tersebut menargetkan lalu lintas maritim regional. Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan di X bahwa AS kemudian menyerang situs pengawasan Iran di Goruk dan Pulau Qeshm, yang keduanya berada di Selat Hormuz.

Sementara itu, Iran dilaporkan kembali meluncurkan rudal ke negara-negara Teluk, dengan Kementerian Pertahanan Kuwait mengatakan mencegat tujuh rudal balistik yang diluncurkan IRGC pada Sabtu. IRGC mengatakan serangan itu merupakan tanggapan atas serangan AS di Pulau Qeshm dan Goruk.

Amerika Serikat dan Iran telah terlibat dalam negosiasi yang sebagian besar tidak langsung untuk mengamankan kesepakatan sementara guna menghentikan perang yang telah berlangsung selama tiga bulan, yang akan menyerahkan isu-isu termasuk program nuklir Iran untuk dinegosiasikan lebih lanjut.

Namun, di tengah bentrokan yang terjadi, kesepakatan tetap sulit tercapai.

Sebagai bagian dari kesepakatan apa pun, Teheran menginginkan akses ke pendapatan minyak senilai miliaran dolar, pengecualian sanksi atas ekspor minyak mentah, pencabutan blokade AS terhadap pelabuhannya, dan pengaruh atas selat tersebut. Iran secara efektif telah memblokir Selat Hormuz, tempat sekitar seperlima minyak dunia melintas sebelum perang.

Presiden AS Donald Trump menghadapi tekanan politik domestik yang meningkat akibat kenaikan harga bahan bakar untuk mengakhiri perang yang tidak populer ini. Ia mengatakan kepada NBC bahwa meskipun sebagian besar fasilitas manufaktur drone dan rudal Iran telah dihancurkan, Iran masih memiliki akses ke sekitar seperlima rudal mereka.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement