Dalam kesempatan yang sama, Ferry juga menegaskan bahwa Perindo tengah memperjuangkan agar DPR RI menghapus ambang batas parlemen (parliamentary threshold). Perjuangan itu dilakukan bersama Sekretariat Bersama Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat (GKSR) agar tidak ada suara sah masyarakat yang terbuang sia-sia.
"Maka kalau kita ingin melihat bahwa jangan sampai terjadi disproporsionalitas, maka ambang batas efektifnya ya harus direndahkan, bisa sampai 0%," jelas Ferry.
"Bahkan saya menghitung cuma 1%. Nah, ini yang saya pikir kita ingin memperjuangkan bersama-sama. Makanya tadi saya bilang bahwa pemilu itu bukan milik penyelenggara saja, pemilu itu bukan milik peserta pemilu saja seperti kami di partai politik, tidak, tapi pemilu itu milik masyarakat," tandasnya.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.